Here I am back! Setelah sempat hiatus selama 3 bulan lebih, saya rindu kembali mengisi blog yang sangat digemari orang ini. Alasan ke-hiatus-an saya simple saja, khusus bagi Anda yang ingin tahu. Kos lama saya tidak menyediakan internet lagi, dan saya tidak punya uang untuk pergi ke warnet.
Good news untuk kita semua: saya sudah pindah ke kos baru, yang menyediakan koneksi internet. Bagi Anda yang ingin mampir ke kos baru saya, alamatnya di Jalan Keluarga, nomornya saya tidak tahu. Yang pasti warnanya bagunannya oranye, berlantai 4, terletak di sebelah kanan jalan jika masuk dari Jalan Keluarga, dan merupakan kos campur.
Hal terakhir yang saya sebutkan penting, malahan sangat penting. Kenapa? Karena saya tidak mau sekos dengan para Homo sapiens berkromosom seks xy semua. Cukuplah saya sendiri sekarang, jangan ditambah lagi dengan para pria-pria kesepian lainnya.
Dan yang lebih menyenangkan, bagi saya tentu saja, adalah saya tidak mendaftar internet. "How come that is good?" you may ask. Well, saya belum selesai menulis. The point is, saya bisa menggunakan internet dari komputer saya, tanpa mendaftar (apalagi membayar) sama sekali. Keanehan terjadi tatkala beberapa hari lalu hujan deras mengguyur Jakarta dengan penuh semangat. Mungkin ada error di server-nya. It's none of my business though. Yang penting gratis! Saya senang, Anda senang, server-nya rugi. Doakan saja, semoga server-nya tidak mengetahuinya, agar saya tetap bisa online.
This saturday night is my lonely night since forever. I have a lonely night alone. Sendirian di kamar kos yang bau, maksud saya kamar kos yang baru, merupakan hal yang agak menyedihkan. Bagi Anda yang juga sendirian di malam mingguan, don't be sad. Ada saya yang bisa menemani Anda, dengan catatan:
SELECT Name, Address, PhoneNo
FROM MsPeople
WHERE Sex = 'Female'
AND Age BETWEEN 17 AND 19
AND Status = 'Single'
AND Address LIKE '%Jakarta%'
GROUP BY Name
ORDER BY Name ASC
Maaf, saking terbiasanya saya dengan coding SQL, blog saya pun jadi ngaco. Masih terngiang di pikiran saya saat Ujian Tengah Praktikum Sistem Basis Data beberapa hari lalu. That's one of the most bastard exams I've ever had.
Sekali lagi, saya mohon maaf. Akibat terlalu stresnya saya, omongan saya pun jadi ngelantur kemana-mana.
Let's back to the topic. Previously on this blog: Loneliness. Saya masih ingat ketika saya pulang ke Manado pada bulan Desember 2005 lalu untuk merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga. Saat itu saya mengunjungi SMA saya dulu, the most prestigious high school in Manado: Rex Mundi Senior High School. Tujuan saya kesana adalah untuk mengambil rapor adik saya yang juga bersekolah di sana, sekalian untuk unjuk tampang lagi di sana.
Yang membuat saya terkesan adalah para guru terharu, menangis, dan sangat gembira melihat saya. Saya diarak ke ruang kepala sekolah, dikalungkan rangkaian bunga di leher saya, dielu-elukan bak pahlawan yang baru pulang dari medan perang. Semua siswa lainnya juga turut memeriahkan upacara penyambutan saya yang meriah itu.
REWIND... REWIND...
Maaf, tadi itu hanya angan-angan saya saja. Yang terjadi adalah para guru kaget dan gembira saja melihat saya menginjakkan kaki saya lagi di tempat tersebut. Selama 3 tahun saya menuntut ilmu di sekolah itu, selama 3 tahun pula saya menyumbangkan beberapa piala dan penghargaan untuk sekolah itu. But, that's not the point!
Saya melihat para siswa cowok yang berpakaian celana panjang dan bersepatu kulit hitam, sementara para cewek memakai rok pendek dan baju ber-opacity 40%, canda dan tawa adik saya dan teman-temannya. Semuanya itu mengingatkan saya kembali pada masa-masa saya SMA dulu. Sungguh menyenangkan. Benar kata orang: masa yang paling indah adalah masa di SMA. Untunglah saya tidak menyia-nyiakan masa SMA saya dengan menjadi seorang kutu buku, bercelana kaki botol, duduk diam di kelas, dan tidak pernah jalan-jalan bersama teman. Yang terjadi justru sebaliknya.
Saya memanfaatkan waktu saya dengan mengobrol bersama teman-teman saya, beberapa kali bolos, mengganggu guru, pergi malam mingguan hampir tiap minggu bersama teman-teman, dan toh it turns out great for me, and I'm still have good achievement, if it is not the best. Saya tidak menyesali masa-masa SMA saya.
Berada di antara teman-teman adik saya, dengan mudah saya beradaptasi dalam kelompok mereka, dan dalam sekejap teman-teman adik saya telah mengagumi saya. Not trying to be narcisist, but that's true. I feel like I can get any of the girls there easily. Tapi toh, saya tahu bahwa itu bukan jalan saya. Dan beginilah jadinya kalau terlalu polos: sendirian di kamar kos di malam minggu. Walaupun Bob Marley pernah berkata, "No woman no cry,"it sucks!
By the way, saya baru tahu saat saya berada di Manado, bahwa beberapa teman SMA saya yang seangkatan telah meraih gelar MBA dengan sangat cepat. Memang mengejutkan. Bukan gelar Master of Business Administration yang saya maksud, tetapi Married by Accident. Well, I'm not gonna judge them. That's their life. I just can wish all the best for them.
NB:
Bagi Anda yang telah mengetahui alamat kos saya dan ingin mampir, main, dan berkunjung ke kos saya, kamar saya ada di lantai 3. Jangan lupa, sekalian bawa makanan atau cemilan untuk kita nikmati bersama-sama, karena di kamar saya hanya ada air putih.
Sunday, April 16, 2006
A Lonely Night Alone
Inscribed by
Stewart
at
12:37 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)








3 comments:
sep... selamat nge blog lage....
hahaha... akhirnya update jg ini blog.... met paskah ste.... btw, jangan terlalu dipikirin, jomblo itu sangat menyenangkan loh.... asal jangan JSL aja... :P
@chien: sama2...
@xander: apaan tuh JSL?
Post a Comment